Lanskap Telephoto: Mengontraskan Keheningan dengan Keriuhan
Berikut ini ada cara baru menyiasati fotografi air terjun yang menggunakan rana lambat—yang Anda perlukan hanya lensa telefoto dan sepasang mata yang jeli!
- 0
- 0
- 0
Berikut ini ada cara baru menyiasati fotografi air terjun yang menggunakan rana lambat—yang Anda perlukan hanya lensa telefoto dan sepasang mata yang jeli!
Menggunakan lensa telephoto untuk fotografi lanskap, bisa membantu Anda mencermati dari dekat berbagai hal yang mungkin tidak akan pernah terlihat—misalnya, kekontrasan antara dinding batu air terjun yang kokoh dan tidak goyah, dengan pergerakan air yang mengalir, terjun ke dasar kubangan di bawahnya. Fotografer lanskap, GOTO AKI berbagi petunjuk untuk mengambil bidikan serupa. (Dilaporkan oleh: GOTO AKI, Digital Camera Magazine)

EOS 5D Mark III/ EF70-200mm f/4L IS USM/ FL: 187mm/ Aperture-priority AE (f/11, 2 det.)/ ISO 50/ WB: 4.000K
Air terjun dan bagian air lainnya yang bergerak, menghadirkan kesempatan sempurna untuk fotografi rana lambat. Berikut ini saran tentang cara yang bisa dilakukan untuk membuat bidikan Anda semakin unik: Jangan hanya memperhatikan airnya, tetapi juga benda statis di sekitarnya. Jika menempatkan fokus pada benda statis dalam bingkai, misalnya batu karang, kesenyapan benda akan kontras dengan pergerakan air, dan menarik perhatian.
Dalam bidikan utama, saya memaku perhatian pemirsa pada air yang bergerak, dengan tidak menyertakan cabang pohon dan elemen lain yang tidak perlu dalam bingkai. Menggunakan lensa telephoto, tidak hanya mempermudah, tetapi saya juga dapat mencermati detailnya secara dekat.
Baca juga: Teknik Komposisi Profesional (3): Memanfaatkan Lensa Dengan Sebaiknya.
Saran: Cari garis-garis dan zoom in

Ada bagian air terjun di mana sudut aliran air berubah menjadi aliran diagonal (ditunjukkan dalam garis biru di atas), dan hal ini menarik perhatian saya. Saya zoom-in ke bagian itu, dan pada jarak 187mm, saya mendapatkan close-up struktur yang mengubah arah air.
Baca juga: Mendesain dan Menyusun Komposisi Foto Air Terjun: Pendekatan Visual
Ketahui tentang hal lain yang dapat dilakukan lensa telephoto pada lanskap:
Menciptakan Pemandangan Memukau dengan Garis Panduan Telephoto
Teknik Telephoto Macro: Dedaunan Biasa Menjadi Pusat Perhatian
Rana lambat meningkatkan kemungkinan goyangan pada kamera, dan dengan menggunakan lensa panjang, hal ini akan semakin meningkatkan. Kalau unsur keheningan dalam gambar Anda diburamkan, kontras dengan air yang bergerak, tidak akan terlihat mencolok, sehingga tujuan yang ingin disampaikan tidak tercapai.
Untuk mencegah goyangan kamera saat membidik, Anda dapat:
- Menggunakan self-timer 2-detik.
- Gunakan tripod* dan fungsi release cable/remote shooting pada aplikasi Canon Camera Connect.
- (Jika menggunakan kamera DSLR) Bidik dengan cermin terkunci untuk mencegah getaran internal.
Apabila menggunakan tripod, faktor eksternal juga dapat menyebabkan goyangan kamera. Semua ini termasuk:
- Angin kencang
- Pijakan yang tidak stabil, misalnya, kalau tripod berada dalam air yang bergerak
- Getaran di tanah dari mesin berat, jalan di sekitarnya, atau kondisi lantai, bahkan kalau ada pelari di sekitar
Untuk bidikan ini, saya memastikan bahwa tidak ada kendaraan yang melaju di jalan sekitar, saat saya melepaskan rana.
Perhatikan ini: Tergantung pada model lensa, tripod dan lokasi, dengan menonaktifkan Image Stabilizer, hal ini mungkin dapat memberikan hasil yang lebih baik.
EOS R5 dan ESO R6 membuat bidikan rana lambat lebih mudah, bahkan saat membidik dengan tangan, karena memiliki stabilisasi gambar in-body hingga 8-stop. Ketahui Selengkapnya di:
Mengapa EOS R5 menjadi Kamera Ideal Saya untuk Fotografi Lanskap
Sangat menyukai air terjun? Berikut ini ada beberapa lagi gagasan untuk memotret air terjun:
Teknik Picture Style untuk Meningkatkan Fotografi Lanskap Anda
Fotografi Air Terjun: Mengaksentuasi Foto Anda dengan Pelangi
Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi.
Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.
Daftar Sekarang!

Join the conversation