Lensa FAQ #7: Apa perbedaan antara Lensa telefoto 200mm dan 300mm?

Beginner

Pelajari tentang efek stacking dan pull-in lensa telephoto.

& Digital Camera Magazine& Kazuo Nakahara

Diterbitkan pada 15 July 2019 Diperbarui pada 29 January 2026

Waktu baca

  • 0
  • 0
  • 0

Tatkala memutuskan mengenai lensa zoom telephoto manakah yang dibeli, atau panjang fokus yang digunakan, memang bisa sulit. Sejauh mana perbedaan yang dihasilkan untuk selisih 100mm? Mari kita lihat lebih dekat. (Dilaporkan oleh: Kazuo Nakahara, Digital Camera Magazine)

 

Dua karakteristik unik lensa telephoto

Lensa telephoto memiliki dua karakteristik utama:

- Efek Pull-in: Menarik objek jauh sehingga terlihat lebih dekat ke kamera daripada yang sesungguhnya.
- Efek Stacking: Ini membuat berbagai hal yang berjarak jauh antara satu dan lainnya, tampak saling berdekatan.

 Kedua efek tersebut tampak lebih jelas pada 300mm, karena sudut pandang, yaitu, kisaran pemandangan yang tertangkap oleh lensa. Pada kamera full-frame, panjang fokus 200mm, sudut pandang diagonal sekitar 12 derajat. Pada 300mm, ini sekitar 8 derajat. Dengan kata lain, pada 300mm, gambar menangkap bagian pemandangan yang lebih sempit dibandingkan pada 200mm.

 

Membandingkan efek pull-in

Perbedaan antara sudut pandang 8 derajat dan 12 derajat mungkin tidak banyak, tetapi akan tampak jelas perbedaannya pada gambar yang dihasilkan. Cermati kedua gambar di bawah ini.

Pada 200mm

Kerumunan orang di kuil pada 200mm

EOS 5D Mark III/ EF70-300mm f/4-5.6L IS USM/ FL: 200mm/ Aperture Priority (f/5.6, 1/2500 det.,)/ ISO 400/ WB: Auto

Pada 300mm

Kerumunan orang di kuil pada 300mm

EOS 5D Mark III/ EF70-300mm f/4-5.6L IS USM/ FL: 300mm/ Aperture Priority AE (f/5.6, 1/1250 det., EV+0,7)/ ISO 400/ WB: Auto

Untuk kedua bidikan ini, saya mengubah panjang fokus sekaligus mempertahankan posisi pemotretan yang sama. Pada 300mm, pintu gerbang di bagian tengah, tampak lebih besar apabila dibandingkan dengan bidikan yang diambil pada 200mm, seakan-akan ditarik lebih dekat ke latar depan. Ini, bersama dengan efek stacking, membuat detailnya lebih terlihat.

 

Membandingkan efek stacking

Efek stacking terjadi karena efek draw-in terjadi lebih banyak dengan berbagai hal yang lebih dekat ke latar belakang, sehingga membuatnya terlihat semakin besar dan semakin dekat ke kamera. Dengan kata lain, jaraknya tampak dimampatkan, dan karena itulah kita menyebutnya kompresi perspektif atau efek kompresi jarak.

Pada 200mm

Bunga pada 200mm

EOS 5D Mark III/ FL: 200mm/ Aperture Priority AE (f/5.6, 1/250 det., EV+1,3)/ ISO 400/ WB: Auto

Pada 300mm

Bunga pada 300mm

EOS 5D Mark III/ FL: 300mm/ Aperture Priority AE (f/5.6, 1/200 det., EV+1,3)/ ISO 400/ WB: Auto

Saya mundur untuk mengambil bidikan 300mm agar besar bunganya sama. Pada bidikan 300mm, bunga yang diburamkan di latar belakang tampak lebih besar, dan karenanya lebih dekat ke kita. Ini menunjukkan, bahwa efek stacking lebih kuat pada 300mm. 


Ketahui lebih lanjut, cara memanfaatkan semua karakteristik lensa telephoto dalam artikel:
Teknik Komposisi Profesional (3): Memanfaatkan Lensa Dengan Sebaiknya
Perbaiki Foto Perjalanan Anda dengan EOS M10 #3: Menggunakan Lensa Zoom Telefoto
Kamera FAQ #15: Bagaimanakah Memotret Hewan Kecil dengan Latar Belakang yang Ramai Tapi Indah?

 

Hal lain untuk diperhatikan: Ukuran dan berat lensa

Pada umumnya, panjang fokus yang semakin panjang, lensanya cenderung semakin besar dan lebih berat. Anda mungkin perlu tripod atau monopod agar lebih stabil, tergantung pemandangannya. Apabila memilih lensa, pertimbangkan daya mobilitas dan portabilitas yang Anda perlukan.

 

Contohnya, lensa zoom Canon 200mm dan 300mm

*Semua panjang fokus yang dinyatakan di sini, setara (full-frame) dengan film 35mm


EF70-300mm f/4-5.6 IS II USM

EF70-300mm f/4-5.6 IS II USM

 

Lensa telephoto ringan dengan harga terjangkau untuk kamera EOS full-frame. Kamera ini dilengkapi panel LCD yang menampilkan informasi mengenai jarak pemotretan, panjang fokus, tingkat goyangan kamera. Kamera ini populer di antara fotografer burung dan unggas, olahraga, dan fotografer lanskap, yang senang memotret dengan lensa telephoto.

- Ujung telephoto pada kamera APS-C:kira-kira 480mm

- Diameter maks. × panjang/ berat: 80Mm × 145,5mm / 710g

 


EF70-300mm f/4-5.6L IS USM

EF70-300mm f/4-5.6L IS USM

 

Bagi mereka yang memerlukan lensa kualitas profesional, versi seri-L dari lensa di atas, menawarkan panjang fokus dan kisaran aperture yang sama serta kemampuan stabilisasi gambar dengan kualitas gambar dan tahan cuaca yang lebih baik.

- Ujung telephoto pada kamera APS-C: kira-kira 480mm

- Diameter maks. × panjang/ berat: 89Mm × 143mm / 1050g

 


EF70-200mm f/4L IS II USM

EF70-200mm f/4L IS II USM

 

Ringan dan ringkas, lensa ini untuk kamera EOS full-frame menghasilkan kualitas gambar yang tinggi pada lensa L, dan memiliki stabilisasi gambar hingga 5 stop. Pilihan populer untuk fotografi olahraga dan berbagai peristiwa.

- Ujung telephoto pada kamera APS-C: kira-kira 320mm

- Diameter maks. × panjang/ berat: 80Mm × 176mm / 780g

 


EF-S55-250mm f/4-5.6 IS STM

EF-S55-250mm f/4-5.6 IS STM

 

Lensa native untuk kamera EOS DSLR dengan sensor APS-C (model EOS ***D dan **D). Harga yang terjangkau, ringkas dan ringan, bisa digunakan untuk fotografi di kehidupan alam liar, olahraga, lanskap, bahkan potret wajah. Bisa dipasangkan pada kamera EOS seri-M dengan adaptor dudukan EF-EOS M

- Ujung telephoto pada kamera APS-C: kira-kira 400mm

- Diameter maks. × panjang/ berat: 70,0mm × 111,2mm/ 375g

 


EF-M55-200mm f/4.5-6.3 IS STM

EF-M55-200mm f/4.5-6.3 IS STM

 

Lensa yang ringan dan ringkas ini didesain untuk kamera mirrorless EOS seri-M.

- Ujung telephoto pada kamera APS-C: kira-kira 320mm

- Diameter maks. × panjang/ berat: 60,9mm × 86,5mm/ 260g


 

Lihat contoh lainnya mengenai kebolehan lensa telephoto, dan pelajari cara menciptakannya kembali dalam artikel:
Cara Memotret Gambar Lampu Hiasan nan Membuai
Teknik Lensa Telefoto: Menciptakan Beberapa Lapisan "Bokeh"
Saran Komposisi untuk Menonjolkan Kabut
 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

Related Reads

Lensa FAQ #1: Apa yang dimaksudkan dengan Jarak Fokus Terdekat itu?
Lensa FAQ #2: Benarkah Lensa Cepat Mampu Memperjelas Bidikan Lewat Viewfinder?
Lensa FAQ #3: Bagaimana Stop Image Stabilization Ditentukan?

Author

Digital Camera Magazine

A monthly magazine that believes that enjoyment of photography will increase the more one learns about camera functions. It delivers news on the latest cameras and features and regularly introduces various photography techniques.Published by Impress Corporation

Kazuo Nakahara

Born in Hokkaido in 1982, Nakahara turned to photography after working at a chemical manufacturing company. He majored in photography at the Vantan Design Institute and is a lecturer for photography w

Join the conversation

0 komentar