Lensa FAQ #10: Lensa Apakah untuk Memotret Bunga Dengan Bokeh Latar Depan yang Besar?

Beginner

Bokeh latar depan bisa membuat bidikan close-up terlihat lebih unik. Ketahui jenis lensa yang digunakan dan cara menggunakannya.

& Digital Camera Magazine& Shinichi Eguchi

Diterbitkan pada 31 July 2019 Diperbarui pada 29 January 2026

Waktu baca

  • 0
  • 0
  • 0

Bunga: Apabila menyangkut soal fotografi close-up, ini merupakan subjek favorit dari sekian banyak fotografer. Beginilah caranya untuk menonjolkan bidikan Anda dengan menggunakan bokeh latar depan yang menciptakan efek abstrak nan membuai. (Dilaporkan oleh: Shinichi Eguchi (Digital Camera Magazine))

Close-up bunga mawar dengan bokeh latar depan

EOS-1D X/ EF180mm f/3.5L Macro USM/ FL: 180mm/ Aperture-priority AE (f/3.5, 1/250 det., EV+0,3)/ ISO 200/ WB: Daylight

Saya ingin menciptakan suasana surealis bagaikan alam mimpi yang memanfaatkan bokeh pada aperture maksimum. Untuk menghasilkan itu, saya memutuskan untuk menarik perhatian ke garis yang berputar-putar, yang diciptakan oleh kelopak bunga.

 

Perlengkapan: Lensa makro 180mm untuk bokeh yang lebih membuai

Lensa makro memiliki depth-of-field sangat dangkal yang bisa digunakan untuk menghasilkan bokeh yang sangat bagus.

Dan di antaranya, lensa yang lebih panjang, seperti EF180mm f/3.5L Macro USM, mampu menghasilkan efek bokeh yang lebih besar dan lebih membuai daripada lensa makro (telephoto standar atau sedang) yang lebih pendek, bahkan jika Anda membidik dari kejauhan. Ini juga menghasilkan efek fokus lembut yang unik.

Untuk bidikan di atas, dan memanfaatkan efek fokus lembut ini serta bokeh aperture maksimum, saya menciptakan bokeh latar depan dari bunga lain yang ada di depan subjek utamanya yaitu, bunga mawar. Fokus ditempatkan pada bagian tepi kelopak subjek utama untuk membuat bagian itu tampak tajam. 

Saran: Depth-of-field amat sangat dangkal apabila memotret dengan aperture maksimum pada jarak fokus terdekat. Hal ini bisa membuatnya sulit untuk menghasilkan fokus dengan AF, jadi Anda bisa mencoba pemfokusan manual sebagai gantinya. 

 

Ketahui cara melakukan fokus manual dengan lensa makro dan lainnya dalam artikel:
Teknik Komposisi Profesional (4): Menggunakan Lensa Khusus

Penasaran mengenai lensa makro dan yang bisa dilakukannya? Langsung saja baca:
Menyingkapkan Dunia yang Sama Sekali Baru Melalui Lensa Makro

 

Close-up bunga poppy dengan bokeh latar depan

EOS-1D X/ EF180mm f/3.5L Macro USM/ FL: 180mm/ Aperture-priority AE (f/3.5, 1/2000 det.)/ ISO 400/ WB: Manual

Cara menciptakan bokeh latar depan
Anda dapat menciptakan bokeh latar depan dengan menggunakan kelopak bunga yang merupakan subjek utama, atau menerapkan efek ke bunga lainnya. Dalam bidikan di atas, subjek utama terdiri atas dua bunga poppy California yang mekar, yang dibariskan satu di depan yang lain. Bokeh latar depan diciptakan dari bunga di depan bunga utama.

Anda bisa menggunakan bokeh latar depan untuk mencerahkan potretnya. Pelajari caranya dalam artikel:
Cara Menciptakan Potret Wajah Berwarna-warni nan Membuai

 

Sudut dan komposisi pemotretan: Secara diagonal dari atas untuk menangkap lebih banyak detail

Temukan sudut yang paling sesuai untuk subjek Anda. Anda dapat mencoba berbagai sudut berbeda sampai menemukan posisi yang sempurna.

Untuk bidikan bunga mawar, saya tahu bahwa harus ada bunga lain di depannya yang bisa saya ubah menjadi bokeh latar depan. Ini adalah salah satu kriteria saya ketika meneliti berbagai sudut yang memungkinkan untuk memotret.
Dengan memosisikan lensa agak diagonal dari atas, pada level yang sama seperti bunga mawar utama, ini memunculkan detail paling kecil pada bunga mawar. 

Selanjutnya, saya mengatur komposisi gambar yang lebih bagus, seraya memperhatikan secara cermat pada:
- Seberapa banyak bunga mawar yang digunakan untuk bokeh latar depan yang mencakup mawar utama
- Kadar efek bokehnya

Saya berhasil mewujudkan pembingkaian yang ideal, pada jarak fokus terdekat (48cm), yang menghasilkan reproduksi ukuran aslinya dari seluruh kemekaran bunganya dalam satu bingkai.

 

Diagram pemotretan
 

Pencahayaan: Gunakan kompensasi pencahayaan positif untuk mempertahankan warna cerah dan jernih

Jika bunga berwarna cerah, menggunakan kompensasi pencahayaan positif akan membantu Anda menorehkan warna secara bening, jernih dan sesuai aslinya. Hal ini khususnya penting untuk bidikan makro close-up, seperti ini, yang bisa dengan mudah menjadi lebih pucat daripada yang diperkirakan, karena bayangan yang diterpakan oleh lensa pada subjeknya.

Untuk bidikan bunga mawar merah muda, ada dua hal khusus yang ingin saya tegaskan:
1. Kualitas surealis bagaikan alam mimpi
2. Warna yang jelas di dalam bunga

Semua ini tidak dapat disampaikan dengan baik kalau bidikannya terlalu cerah, jadi saya mempertahankan kompensasi pencahayaan pada EV+0,3.

Saran: Jarak fokus terdekat yang lebih panjang pada lensa yang lebih panjang, seperti lensa 180mm, memungkinkan Anda menggunakan pembesaran maksimum tanpa terlalu dekat ke subjeknya. Hal ini membantu mengurangi bayangan yang diterpakan oleh lensa pada subjek, atau bahkan mencegahnya sama sekali.

 

Perlu lebih banyak ide tentang bagaimana Anda bisa mengubah bidikan close-up alam menjadi fotografi abstrak. Bacalah:
Fotografi Abstrak: Beralih ke Alam sebagai Alat Bantu

Berikut ini, efek lainnya yang bisa Anda hasilkan dengan bunga dan lensa makro 180mm:
Memotret Bunga: Cara Menciptakan Lampu Sorot Lingkaran Bokeh yang Cemerlang dengan Lensa Makro

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

Related Reads

Fotografi Bunga: Teknik yang Berguna dan Berbagai Fitur Kamera
Lensa FAQ #1: Apa yang dimaksudkan dengan Jarak Fokus Terdekat itu?
Lensa FAQ #2: Benarkah Lensa Cepat Mampu Memperjelas Bidikan Lewat Viewfinder?

Author

Digital Camera Magazine

A monthly magazine that believes that enjoyment of photography will increase the more one learns about camera functions. It delivers news on the latest cameras and features and regularly introduces various photography techniques.Published by Impress Corporation

Shinichi Eguchi

Born in Fushimi, Kyoto City, in 1953. Eguchi is a member of the Japan Professional Photographers Society, and is active in a wide range of genres, from macro photography of small subjects in nature, t

Join the conversation

0 komentar