Cara Melakukan Bidikan yang Jitu: Pengaturan Kamera untuk Menangkap Suasana yang Tenteram & Hening di Danau

Beginner

Suasana hening di danau, di pegunungan pada pagi hari yang tenteram. Bagaimana Anda menuangkan suatu gambaran mengenai "ketenteraman dan keheningan" ke dalam foto lanskap gaya dokumenter? Dalam artikel ini, seorang fotografer berbagi cara menghasilkan fotografis yang dimaksudkannya.

& Digital Camera Magazine& Takehito Miyatake

Diterbitkan pada 3 August 2017 Diperbarui pada 10 December 2025

Waktu baca

  • 0
  • 0
  • 0

Untuk meningkatkan keterampilan fotografi Anda (dan memanfaatkan berbagai fitur kamera sebaik-baiknya), yang penting adalah membidik dengan suatu tujuan atau maksud. Hal ini perlu mempertimbangkan semua aspek gambar yang akan Anda ciptakan, misalnya, jenis gambar yang ingin Anda hasilkan dan cara Anda menghasilkannya. Sejumlah faktor penting, yaitu waktu membidik, panjang fokus, kecepatan rana dan komposisi. Dalam artikel ini, seorang fotografer menunjukkan kepada kita, tahap demi tahap, cara ia mengekspresikan kesan ketenteraman dan keheningan dalam gambar danau ini. (Dilaporkan oleh: Takehito Miyatake)

Keheningan danau di pagi hari

EOS 5D Mark III/ EF100-400mm f/4.5-5.6L IS USM/ FL: 115mm/ Aperture-priority AE (f/16, 30 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Daylight
Waktu memotret: Awal Juni

 

1. Memotret pada waktu yang tepat sebelum matahari terbit

Saya ingin menangkap secercah warna merah yang muncul di antara celah awan biru yang tebal. Foto diambil di pagi hari yang memiliki nada kebiruan yang pekat, dan mengemukakan ketenteraman. Saat subuh, ketika malam secara perlahan berubah menjadi siang, dimulai sekitar 90 menit sebelum matahari terbit. Sinar pagi cenderung terlihat paling pekat pada 15 menit sebelum sang surya terlihat, ketika awan biasanya terlihat agak kemerahan, dan saya niatkan untuk memotret pada waktu itu.

Artikel terkait: 
Menangkap Warna Cemerlang dan Benderang Matahari Terbit
4 Kunci Membidik Lanskap Menjelang Fajar

Bidikan yang gagal: 2 menit sebelum matahari terbit
Gambar di bawah, diambil 2 menit sebelum matahari terlihat, dari balik punggung gunung. Rona kekuningan cahaya matahari menjadi terlalu benderang dan permukaan air menghadirkan banyak pantulan. Gambar yang dihasilkan, kurang menyiratkan keheningan dan ketenteraman.

Danau, dibidik 2 menit sebelum matahari terbit

EOS 5D Mark III/ EF100-400mm f/4.5-5.6L IS USM/ FL: 100mm/ Aperture-priority AE (f/18, 30 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Daylight

 

2. Komposisi

Saya membidik pada panjang fokus 115mm dari lintasan di sisi danau, karena saya ingin menyertakan pulau terapung dan pepohonan dalam bingkai, dan sekaligus menangkap sketsa punggung gunung di latar belakang. Gradasi awan yang secara bertahap semakin cerah, menyiratkan kesan suasana pagi dan ketenteramannya.

Bidikan yang gagal: Memotret pada 150mm
Pada 150mm, gradasi langit yang terpotong oleh bidikan, menghilangkan kesan apa pun mengenai gambaran suasana "pagi" dan ketenteramannya.

Dibidik pada panjang fokus 150mm

EOS 5D Mark III/ EF100-400mm f/4.5-5.6L IS USM/ FL: 150mm/ Aperture-priority AE (f/32, 0,8 det., EV+0,7)/ ISO 100/ WB: Daylight

 

3. Menggunakan pencahayaan lama untuk memotret air danau yang hening dan senyap

Dengan memotret pada pencahayaan 30-detik saat subuh, ombak bisa diperhalus, sehingga Anda dapat menggambarkan permukaan danau yang halus dan senyap. Karena saat itu terlalu terang, saya tidak dapat memperoleh kecepatan rana lambat yang diinginkan, meskipun melakukan stop down ke f/16. Oleh sebab itu, saya menggunakan filter ND400 untuk mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke dalam kamera.

OK: 30 det.

Kecepatan rana 30 detik

EOS 5D Mark III/ EF100-400mm f/4.5-5.6L IS USM/ FL: 115mm/ Aperture-priority AE (f/16, 30 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Daylight

Bidikan yang gagal: 0,5 det.

Kecepatan rana 0,5 detik

EOS 5D Mark III/ EF100-400mm f/4.5-5.6L IS USM/ FL: 115mm/ Aperture-priority AE (f/32, 1/2 det., EV+0,7)/ ISO 100/ WB: Daylight

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

 

Related Reads

Menangkap Lanskap yang Mencengangkan di Bawah Kondisi Cahaya yang Selalu Berubah
Menangkap Warna Cemerlang dan Benderang Matahari Terbit
4 Kunci Membidik Lanskap Menjelang Fajar

Author

Digital Camera Magazine

A monthly magazine that believes that enjoyment of photography will increase the more one learns about camera functions. It delivers news on the latest cameras and features and regularly introduces various photography techniques.Published by Impress Corporation

Takehito Miyatake

Born in 1966 in Osaka Prefecture, Miyatake joined a photographic equipment manufacturer as a studio photographer after graduating from the Department of Image Technology of the Tokyo Polytechnic Unive

Join the conversation

0 komentar