Lanskap Musim Panas yang Memukau: Tempat Berpanorama di Jepang & Saran Fotografi Pro (2)

Beginner

Empat musim yang sangat berbeda di Jepang, menyuguhkan pengalaman memotret yang menyenangkan bagi para fotografer sepanjang tahun. Dalam Bagian 2, kami memperkenalkan dua bentang alam yang khususnya menyuguhkan panorama indah di musim panas, serta berbagi sebagian saran fotografi dari para profesional mengenai cara untuk menampilkan pemandangan ini dalam tatanan cahayanya yang terbaik. (Dilaporkan oleh: Michiko Kaneko, Fumio Tomita)

& Fumio Tomita& Digital Camera Magazine& Michiko Kaneko

Diterbitkan pada 29 June 2017 Diperbarui pada 10 December 2025

Waktu baca

  • 0
  • 0
  • 0

Empat musim yang sangat berbeda di Jepang, menyuguhkan pengalaman memotret yang menyenangkan bagi para fotografer sepanjang tahun. Dalam Bagian 2, kami memperkenalkan dua bentang alam yang khususnya menyuguhkan panorama indah di musim panas, serta berbagi sebagian saran fotografi dari para profesional mengenai cara untuk menampilkan pemandangan ini dalam tatanan cahayanya yang terbaik. (Dilaporkan oleh: Michiko Kaneko, Fumio Tomita)

Tebing di Hyogo, Jepang, dibidik dengan EOS 5D Mark II

 

1: Kolam Biru (Hokkaido)

Kolam Biru, Hokkaido, dibidik dengan EOS 5D Mark II

EOS 5D Mark II/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL: 35mm/ Aperture-priority AE (f/18, 1/10 det., EV+0,3)/ ISO 100/ WB: Daylight
Foto oleh Michiko Kaneko
Lokasi: Shirogane, Biei-cho, Kamikawa-gun, Hokkaido/ Waktu terbaik untuk pemotretan: awal Juli/ Waktu memotret: 15:30

 

Kolam hijau zamrud yang memesona, memiliki warna yang 100% alami

Saat saya tiba di Kolam Biru, pegunungan di latar belakang tidak terlihat karena tertutup awan. Namun demikian, saya ingin menyertakan pegunungan di balik belukar pepohonan sebagai aksennya, jadi saya menunggu sekitar dua jam sampai awan menghilang, sebelum melanjutkan pemotretan. Saya memutuskan untuk menjadikan kolam hijau zamrud sebagai subjek utama, mengontraskannya dengan pepohonan dan langit biru. Untuk mengekspresikan keluasan secara keseluruhan dalam foto, saya memutuskan untuk menggunakan panjang fokus 35mm dan membidik pada arah horizontal. Selanjutnya, saya menyempitkan aperture ke f/18 untuk memperlihatkan pepohonan dan pegunungan secara jelas. Selain itu, saya menetapkan white balance ke 'Daylight' untuk menggambarkan dunia misterius bernuansa hijau zamrud yang muncul di hadapan saya.


Bidikan yang gagal: Menggunakan orientasi vertikal akan membuat komposisi terlihat kurang luas

Kolam Biru, dibidik dengan EOS 5D Mark II dalam orientasi portrait (tegak)

EOS 5D Mark II/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL: 40mm/ Aperture-priority AE (f/18, 1/10 det., EV+0,3)/ ISO 100/ WB: Daylight
Memotret pada orientasi vertikal akan membatasi komposisi dan membuat subjek terlihat kurang mengesankan. Lagi pula, tidak jelas bahwa kolam adalah subjek utamanya.

 

2: Pesisir Imagoura Kasumi (Hyogo-ken)

Tebing di Hyogo, dibidik dengan EOS 5D Mark II

EOS 5D Mark II/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL: 24mm/ Manual exposure (f/22, 1,3 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto
Foto oleh Fumio Tomita
Lokasi: Kamicho, Mikata-gun, Hyogo-ken/ Waktu terbaik untuk pemotretan: akhir Juli/ Waktu memotret: 19:00

 

Formasi batu karang yang mengesankan dan unik, merah membara saat senja hari

Tebing batu karang ini menjorok di atas Laut Jepang, menangkap suasana senja sepenuhnya, diterpa rona merah membara. Ombak tampak tenang di antara formasi batu karang Senjojiki, jadi, saya menggunakan panjang fokus 24mm, dan mencari sudut yang bisa menegaskan pantulannya. Saya juga menempatkan sebanyak mungkin batu karang yang bentuknya unik ke dalam bingkai, untuk menghadirkan kesan skalanya.


Teknik: Menangkap batu karang di latar depan bingkai gambar untuk menyampaikan kesan skalanya

Foto di bawah, diambil sekitar waktu yang sama saat senja hari, seperti foto di atas. Karena foto ini diambil lebih awal, tidak terdapat banyak rona kemerahan, dan didominasi warna kuning. Meskipun begitu, foto ini mampu menyampaikan gambaran suasana senja. Saya mengambil foto ini dari posisi, di mana formasi batu karang Senjojiki tidak terletak di latar depan bingkai gambar, dan menyusun gambar secara simetris, menggunakan benda nyata dan pantulannya. Pembingkaian semacam itu menghubungkan pantulan dan benda nyata, sehingga ketinggian batu karang bisa juga diekspresikan.

Banyak lagi saran dan gagasan lainnya mengenai cara memotret pantulan air simetris di sini:
Dasar-dasar Komposisi! “Komposisi Tengah” dan “Komposisi Simetris”
Saran untuk Fotografi Pantulan Air: Asyiknya Bermain di Genangan Air!
Memotret Bunga Sakura di Jepang: Saran Tempat Panorama & Fotografi Pro (3)

Tebing di Hyogo, dibidik dengan EOS 5D Mark II

EOS 5D Mark II/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL: 24mm/ Manual exposure (f/22, 1/8 det., EV±0)/ ISO 100/ WB: Auto
Foto oleh Fumio Tomita

 

1: Kolam Biru (Hokkaido)
2: Pesisir Imagoura Kasumi (Hyogo-ken)

 

Wilayah berwarna biru sudah diliput dalam artikel di bawah ini:
Lanskap Musim Panas yang Memukau: Tempat Berpanorama di Jepang & Saran Fotografi Pro (1)

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

Related Reads

Dasar-dasar komposisi (3): Komposisi Tengah, Komposisi Simetris
Saran untuk Fotografi Pantulan Air: Asyiknya Bermain di Genangan Air!
Memotret Bunga Sakura di Jepang: Saran Tempat Panorama & Fotografi Pro (3)

Author

Fumio Tomita

Born in Tokyo. After graduating from Tokyo College of Photography, he studied under a mountain photographer, and later became a freelance photographer. He specializes in natural landscapes inside Japa

Digital Camera Magazine

A monthly magazine that believes that enjoyment of photography will increase the more one learns about camera functions. It delivers news on the latest cameras and features and regularly introduces various photography techniques.Published by Impress Corporation

Michiko Kaneko

Born in Sendai, Miyagi Prefecture, Kaneko started to engage in photography activities after chancing upon a deeply inspiring shot in Okunikko in 1987. She studied under the late renowned photographer,

Join the conversation

0 komentar