Saran Cepat: Cara Mendapatkan Warna yang Serba Bagus pada Foto Bawah Air

Beginner

Memang sulit untuk menghasilkan gambar yang jernih dengan warna yang jelas pada gambar bawah air. Berikut ini kami sampaikan, bagaimana Anda bisa menggunakan lampu kilat slow sync untuk menghasilkan bidikan yang berwarna-warni dan hidup. (Dilaporkan oleh: Yasuaki Kagii)

& Digital Camera Magazine& Yasuaki Kagii

Diterbitkan pada 14 December 2017 Diperbarui pada 29 January 2026

Waktu baca

  • 0
  • 0
  • 0

Memang sulit untuk menghasilkan gambar yang jernih dengan warna yang jelas pada gambar bawah air. Berikut ini kami sampaikan, bagaimana Anda bisa menggunakan lampu kilat slow sync untuk menghasilkan bidikan yang berwarna-warni dan hidup. (Dilaporkan oleh: Yasuaki Kagii)

Bidikan bawah air dengan slow sync flashlash

EOS 5D Mark III/ EF15mm f/2.8 Fisheye/ FL: 15mm/ Manual exposure (f/7, 1/4 det.)/ ISO 200/ WB: Auto/ Menggunakan rangka bawah air dengan lampu kilat eksternal

 

Slow sync flash pada 1/4 detik—kiat saya untuk menghasilkan latar belakang biru yang cemerlang

Saya mengambil bidikan di atas di laut sekeliling Pulau Komodo di Indonesia. (Berikut ini sejumlah tempat lainnya untuk Destinasi Fotografi Bawah Air di Indonesia.) Daerah ini begitu kaya oleh hewan bahari yang berwarna-warni, yang umumnya dikenal sebagai bintang bulu (comatulids), dan saya ingin menangkap pemandangan ini dalam warna serba cerah. Namun demikian, nutrien dan perairan yang kaya akan plankton, saat itu mendung, dan saya juga berada di kedalaman 20m dan nyaris tidak ada sentuhan cahaya matahari.

Anda hanya bisa menggunakan sekian banyak lampu kilat eksternal di bawah air, jadi, total intensitas cahaya yang Anda miliki mungkin tidak mencukupi. Untuk melengkapinya, dan menghasilkan bidikan bawah air yang berwarna cerah, seperti yang saya bayangkan, saya menggunakan kecepatan rana lambat (1/4 detik) dan melaksanakan slow sync flash. Saya menetapkan lampu kilat untuk menembak pada awal pencahayaan (front curtain sync), yang "membekukan" subjek. Kecepatan rana lambat memaparkan bidikan agak lama pada cahaya, memastikan level kecerahan tertentu pada seluruh gambar.

 

Fotografi lampu kilat normal – Gambar lebih gelap

Bidikan bawah air dengan lampu kilat normallat normal

Bidikan ini juga diambil dengan lampu kilat eksternal, tetapi dengan kecepatan rana yang lebih pesat, 1/25 detik. Di sini, warna laut agak sesuai dengan aslinya seperti yang dilihat secara kasat mata, tetapi saya ingin menghasilkan bidikan dengan warna yang lebih cerah untuk suasana yang lebih hidup. 

 

Untuk artikel lainnya mengenai fotografi bawah air, bacalah artikel berikut ini:
Fotografi Bawah Air yang Kreatif: Menciptakan Buram Gerakan Pada Latar Belakang Biru Cerah
4 Kunci untuk Menangkap Foto Bawah Air yang Indah dalam Rona Biru Laut

Untuk teknik lampu kilat eksternal lainnya, kunjungi:
Dalam Fokus: Dasar-dasar Fotografi Flash Eksternal

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

 

Related Reads

Dalam Fokus: Dasar-dasar Fotografi Flash Eksternal
Teknik Lensa Makro: Semarakkan Foto Bawah Air Anda dengan Titik Bokeh Latar Depan!
4 Kunci Penting untuk Memotret Pemandangan Bawah Air nan Indah

Author

Digital Camera Magazine

A monthly magazine that believes that enjoyment of photography will increase the more one learns about camera functions. It delivers news on the latest cameras and features and regularly introduces various photography techniques.Published by Impress Corporation

Yasuaki Kagii

Born 1971 in Hyogo Prefecture, Kagii is an underwater photographer, and was apprentice to the underwater photographer, Katsutoshi Ito, during his university days. He became a freelance photographer in

Join the conversation

0 komentar