Teknik Lensa Makro: Semarakkan Foto Bawah Air Anda dengan Titik Bokeh Latar Depan!

Beginner

Lensa makro sering digunakan untuk memotret ikan kecil. Berikut ini ada teknik untuk menggunakannya apabila mengambil bidikan di bawah air dengan bokeh latar depan.

& Digital Camera Magazine& Yasuaki Kagii

Diterbitkan pada 31 August 2017 Diperbarui pada 29 January 2026

Waktu baca

  • 0
  • 0
  • 0

Fotografi bawah air bagaikan berpacu dengan waktu. Terlebih lagi, Anda mungkin tidak selalu dapat membawa beberapa lensa untuk bidikan Anda. Lensa makro sering digunakan untuk memotret ikan kecil. Berikut ini ada teknik untuk menggunakannya apabila mengambil bidikan di bawah air dengan bokeh latar depan. (Dilaporkan oleh: Yasuaki Kagii)

EOS 5D Mark III/ EF100mm f/2.8L Macro IS USM/ FL: 100mm/ Manual exposure (f/5, 1/100 det.)/ ISO 100/ WB: 4.600K

Kromis mutiara berwarna biru yang memenuhi hamparan karang, tampak bagaikan butiran salju, dan saya berupaya menggambarkannya seperti itu.

 

Perlebar aperture Anda di lokasi yang terang untuk menciptakan bokeh dari ikan di latar depan

Lensa makro 100mm sering digunakan oleh para fotografer profesional yang memotret benda hidup untuk tujuan dokumentasi. Lensa ini sering digunakan bersama dengan f-number sekitar f/7.1 - 16, yang secara jelas menggambarkan berbagai fitur dan keadaan makhluknya.

Tetapi, lensa makro 100mm bisa berfungsi ganda, dan digunakan untuk membidik foto dengan bokeh. Hal ini membuatnya semakin berguna untuk fotografi bawah air, khususnya karena lensa yang bisa Anda bawa ke bawah air jumlahnya terbatas.

Untuk bidikan di atas, yang menampilkan gugusan kromis mutiara berwarna biru di atas hamparan karang, saya menetapkan aperture ke f/5. Saya memilih subjek di lokasi yang terang yang terdapat cukup banyak cahaya, kemudian membingkai bidikan dengan laut biru sebagai latarnya seraya membidik subjek pada level mata. Saya menggunakan lampu kilat intensitas rendah karena saya ingin menciptakan perubahan dalam gradasi warna biru. Walaupun gugusan kromis mutiara berwarna biru adalah subjek utamanya, namun saya memfokuskan pada karang di belakang supaya menciptakan lapisan titik dengan cara memburamkan ikan di depan.
 

EOS 5D Mark III/ FL: 100mm/ Manual exposure (f/4, 1/10 det.)/ ISO 100

Saya mengambil bidikan ini pada f/4, karena saya ingin menciptakan lingkaran bokeh besar. Saya melakukannya dengan menempatkan ikan silver fry di depan lensa, dan menggunakan lampu kilat untuk menyinari area sekitar.

 

EOS 5D Mark III/ FL: 100mm/ Manual exposure (f/5, 1/10 det.)/ ISO 100

Saya menciptakan manik-manik warna-warni dalam air dengan membuat lingkaran bokeh dari ikan yang berkerumun di depan.

 

Petunjuk: Bidik sama tinggi dengan karang

Jarak fokus ke karang 80cm. Saya tetap terbaring dan memastikan untuk bangun saat mencapai level mata yang sama dengan karang. Kemudian saya menggunakan lampu kilat eksternal untuk membidik.

 

Bekerja dengan lensa: Lensa makro telefoto 100mm penting untuk fotografi bawah air

Walaupun persyaratan dasar fotografi bawah air adalah berada dekat dengan makhluk yang akan Anda bidik, namun lensa dengan jarak kerja jauh menjadi penting apabila sulit mendekati sang makhluk. Lensa makro kelas 100mm dan 500mm memang digunakan dalam kasus semacam itu, tetapi bagi saya pribadi, satu-satunya lensa yang sudah saya gunakan selama 15 tahun terakhir, adalah lensa makro 100mm.

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Related Reads

Teknik Lensa Makro: Menangkap Kilauan dalam Tetesan Air Secara Cemerlang
Menyingkapkan Dunia yang Sama Sekali Baru Melalui Lensa Makro
Kiat Fotografi Bawah Air

Author

Digital Camera Magazine

A monthly magazine that believes that enjoyment of photography will increase the more one learns about camera functions. It delivers news on the latest cameras and features and regularly introduces various photography techniques.Published by Impress Corporation

Yasuaki Kagii

Born 1971 in Hyogo Prefecture, Kagii is an underwater photographer, and was apprentice to the underwater photographer, Katsutoshi Ito, during his university days. He became a freelance photographer in

Join the conversation

0 komentar