Saran untuk Komposisi: Membuat Foto Bangunan dan Pabrik Terlihat Lebih Hidup

Beginner

Hampir sepanjang waktu, nyaris tidak ada orang di sekitar pabrik yang saya akan bidik. Seandainya saya membidik tanpa mempertimbangkan hasil akhir foto, saya hanya akan mendapatkan gambar mesin yang terlihat hambar. Berikut ini, saya akan memperkenalkan sebagian saran untuk komposisi yang bisa Anda gunakan dalam situasi seperti ini, yang bisa membantu menarik perhatian pemirsa ke dalam dunia gambar. (Dilaporkan oleh: Joe Nishizawa)

& Digital Camera Magazine& Joe Nishizawa

Diterbitkan pada 25 May 2017 Diperbarui pada 29 January 2026

Waktu baca

  • 0
  • 0
  • 0

Hampir sepanjang waktu, nyaris tidak ada orang di sekitar pabrik yang saya akan bidik. Seandainya saya membidik tanpa mempertimbangkan hasil akhir foto, saya hanya akan mendapatkan gambar mesin yang terlihat hambar. Berikut ini, saya akan memperkenalkan sebagian saran untuk komposisi yang bisa Anda gunakan dalam situasi seperti ini, yang bisa membantu menarik perhatian pemirsa ke dalam dunia gambar. (Dilaporkan oleh: Joe Nishizawa)

Bangunan pabrik, dibidik dengan EOS-1Ds Mark III

EOS-1Ds Mark III/ EF24-70mm f/4L IS USM/ FL: 39mm/ Manual exposure (f/6.7, 1/90 det., EV±0)/ ISO 400/ WB: Daylight
Lokasi: JFE Steel Corporation (dari buku foto “Steelwork Manufacturing Zones”)

 

Fotografi industri cenderung tampil sebagai anorganik. Oleh karena itu, demi menarik perhatian pemirsa, saya mencoba menyertakan sosok orang dalam bingkai sebagai penuntun ke dunia gambar, bahkan jika orang itu tampak kecil.

Subjek utama gambar ini adalah 'pabrik baja', tetapi saya melihat seseorang yang sedang berjalan di sekitarnya. Secepatnya saya mengeluarkan kamera dan memegangnya pada posisi bidik, kemudian menunggu sampai orang itu bergerak ke posisi yang ideal dalam bingkai, sebelum saya membidiknya.

 

Saran: Tentukan, di mana Anda ingin orang tersebut berada dalam bingkai, lalu tunggu sampai momen yang tepat

Orang dalam bidikan saya sangat kecil dibandingkan benda lainnya dalam gambar. Untuk menarik perhatian ke orang itu, saya pastikan bahwa komposisi saya menunjukkan garis tuntunan yang jelas secara horizontal dan vertikal, dan tidak ada pergerakan lainnya dalam bingkai yang mungkin bisa mengganggu pemirsa. Beruntunglah, karena orang tersebut mengenakan pakaian warna putih, namun begitu, saya juga berupaya mengurangi kontras di latar belakang dengan menggunakan pasca-pemrosesan RAW.

 

Tempatkan orang tersebut pada bagian yang ada cahaya

Bangunan pabrik (di dalam), dibidik dengan EOS-1Ds Mark III

EOS-1Ds Mark III/ EF50mm f/1.8 STM/ FL: 50mm/ Manual exposure (f/2.8, 1/30 det., EV±0)/ ISO 800/ WB: Manual

Serupa dengan contoh pertama, ini adalah gambar yang menyertakan sosok orang di dalam bingkai. Dalam hal ini, saya menunggu sampai orang itu bergerak ke area bingkai yang ditimpa cahaya.

 

Untuk gagasan lainnya tentang cara membuat seluruh komposisi gambar bangunan tampak hidup, bacalah: 
Fotografi Arsitektural #3: Teknik Komposisi Efektif

Jika fotografi industri dan bangunan adalah yang Anda gemari, bacalah artikel ini untuk mendapatkan saran dan gagasan lainnya:
Teknik Aperture-Priority #7: Pengaturan Aperture untuk Penggambaran Bentangan Malam yang Tajam

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

Related Reads

4 Tips to Capture the Beauty of Buildings
f/8: Menangkap Detail Bangunan dan Struktur
Fotografi Arsitektural #1: 3 Konsep Dasar

Author

Digital Camera Magazine

A monthly magazine that believes that enjoyment of photography will increase the more one learns about camera functions. It delivers news on the latest cameras and features and regularly introduces various photography techniques.Published by Impress Corporation

Joe Nishizawa

Based on the concept of ‘Supporting scenes of Japan through photographs’, Nishizawa takes photographs related to science and manufacturing, and has published self-written works and magazines. In Japan

Join the conversation

0 komentar