Keputusan Komposisi: Sinar Surya untuk Meningkatkan Kejernihan Perairan

Beginner

Mengapa fotografer memutuskan untuk memasukkan jaring laba-laba dan menempatkan sinar surya yang indah di pinggir? Ketahui lebih lanjut dalam artikel ini.

& Digital Camera Magazine& Chikako Yagi

Diterbitkan pada 21 January 2022 Diperbarui pada 29 January 2026

Waktu baca

  • 0
  • 0
  • 0

Sinar surya nan lembut menyinari air sungai bawah tanah yang jernih, dikelilingi oleh dedaunan hijau yang rimbun. Pemandangan puitis yang menginspirasi banyak foto. Jadi, bagaimana Anda membuat foto Anda berbeda? Seorang fotografer lanskap berbagi tentang keputusan pemotretan yang dia buat untuk menonjolkan kejernihan air. (Dilaporkan oleh: Chikako Yagi, Digital Camera Magazine)

EOS 5D Mark III/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL: 45mm/ Aperture-priority AE (f/5.6, 1/25 det., EV -0,7)/ ISO 100/ WB: Daylight (M4)
Perlengkapan lainnya: PL filter
Lokasi: Enbara River, Yamagata City, Prefektur Gifu, Jepang

 

Keputusan #1: Untuk menjadikan air sebagai subjek utama, dan sinar surya yang mendukungnya

Sinar surya adalah pemandangan yang menakjubkan. Ketika saya melihat sang surya bersinar melalui dedaunan hutan lebat, saya tergoda untuk menjadikannya subjek utama bidikan saya. Tetapi saya memutuskan untuk menantang diri saya sendiri dan melihat bagaimana saya dapat menggunakannya sebagai subjek sekunder untuk meningkatkan kejernihan air sungai yang mengalir melintasi hutan.

Tak terhitung, betapa banyak cara yang dapat Anda gunakan untuk mengabadikan pemandangan tersebut. Berbagai elemen yang menginspirasi Anda, tidak harus menjadi subjek utama—Apa lagi yang dapat Anda gunakan elemen tersebut untuk meningkatkan sesuatu yang lain?

Jika Anda benar-benar ingin menjadikan sinar surya sebagai subjek utama Anda, satu objek yang dapat membantu adalah…payung hitam yang biasa digunakan sehari-hari! Ketahui Selengkapnya di:
2 Benda Sehari-hari yang Bisa Mengubah Foto Anda

 

Keputusan #2: Komposisi S-curve, agar elemen utama tidak mengelompok di bagian tengah

Ada tiga elemen utama dalam gambar saya:
A: Air sungai (subjek utama)
B: Sinar surya (subjek pendukung)
C: Jaring laba-laba (daya tarik visual)

Memasukkan jaring laba-laba di sudut kiri atas menciptakan jalur visual berbentuk S yang memungkinkan perhatian pemirsa mengalir tanpa hambatan dari sinar surya di belakang ke perairan yang jernih di latar depan. Ini juga menciptakan kesan perspektif dan kedalaman.


Bagaimana, kalau saya hanya membidik dan menempatkan segalanya di bagian tengah?

Inilah bidikan pemandangan yang normal akan terlihat, dengan semua elemen penting berada di bagian tengah. Bagi saya, ini tidak menarik secara visual: pemandangannya terlihat datar, dan sinar matahari tidak terlalu menonjol.

Bagaimana cara membuat gambar yang menarik dengan komposisi tengah? Temukan jawabannya dalam artikel:
Dasar-dasar komposisi (3): Komposisi Tengah, Komposisi Simetris

 

Keputusan #3: Gunakan filter PL untuk meningkatkan kejernihan cahaya dan air

Tanpa filter PL

Dengan filter PL

Tanpa filter polarisasi (filter PL), cahaya yang dipantulkan oleh dedaunan dan permukaan air membuat gambar terlihat halus dan lembut, yang juga merupakan tampilan yang sangat memukau. Namun demikian, menggunakan filter PL akan mengintensifkan warna biru air dan hijaunya dedaunan, yang menonjolkan sinar surya. Itu juga membuat sungai terlihat lebih jernih—Anda dapat melihat hampir semua kerikil di dasarnya. Semua ini meningkatkan keindahan yang diciptakan oleh perpaduan cahaya dan air.


Dengan sedikit bantuan dari pengaturan Picture Style, Anda bahkan dapat menyesuaikan profil warna di tempat. Transfer gambar ke ponsel Anda melalui Camera Connect untuk berbagi secara langsung dari tempat Anda berada—siapa bilang gambar kamera harus "later-gram"? Lihat:
Teknik Picture Style untuk Meningkatkan Fotografi Lanskap Anda
Camera Connect: Ketika Fotografi Semakin Asyik

 

Mengenai lokasi dan waktu: Enbara River, Yamagata City, Prefektur Gifu, Jepang

Konon, Enbara River adalah salah satu sungai subteranea paling indah di Jepang. Paling sering difoto saat musim panas, ketika sinar surya dan kabut sungai lebih sering terjadi. Sinar surya seperti pada gambar utama, paling sering terjadi pada bulan Juli dan Agustus antara pukul 6 dan 9 pagi. Saat sungai mengalir melintasi pegunungan, sinar surya yang menyinari daerah itu hanya dari sekitar pukul 6.30 pagi, jauh lebih lambat daripada tempat lainnya di dataran rendah. Bebatuan di dekatnya ditutupi lumut, dan pengunjung disarankan untuk tidak menginjaknya demi melestarikan keindahan lanskap.

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi.

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

Related Reads

Teknik Komposisi Profesional (2): “Pattern & Rhythm” & “S-Curve”
Dasar-dasar komposisi (3): Komposisi Tengah, Komposisi Simetris
Dasar-dasar komposisi (2): Subjek Utama dan Kedua; Segitiga

Author

Digital Camera Magazine

A monthly magazine that believes that enjoyment of photography will increase the more one learns about camera functions. It delivers news on the latest cameras and features and regularly introduces various photography techniques.Published by Impress Corporation

Chikako Yagi

Chikako Yagi was twenty when she started teaching herself photography using a film SLR camera. She left regular employment to become a full-time landscape photographer in 2016. An apprentice of renown

Join the conversation

0 komentar