2 Kiat Fotografi Lanskap yang Langsung Mengubah Penampilan Gambar di Tempat Pemotretan

Beginner

Percantik gambar Anda secara langsung di tempat dengan dua kiat kilat untuk fotografi lanskap, tidak perlu perlengkapan ekstra!

& Digital Camera Magazine& Minefuyu Yamashita& Jiro Tateno

Diterbitkan pada 7 October 2020 Diperbarui pada 29 January 2026

Waktu baca

  • 0
  • 0
  • 0

Pernahkah Anda secara kebetulan melihat pemandangan yang begitu memukau dan tampaknya cukup mudah untuk dipotret, tapi ternyata sewaktu dilihat kembali, meskipun Anda sudah mencurahkan segenap upaya, tapi pemandangan yang Anda jepret tidak terlihat memukau seperti aslinya?  Berikut ini ada dua gagasan yang bisa membantu memperbaiki gambar langsung di tempat—tanpa perlengkapan ekstra. (Dilaporkan oleh: Minefuyu Yamashita, Jiro Tateno, Digital Camera Magazine)

Matahari terbenam di atas laut

EOS 5D Mark IV/ EF100mm f/2.8L Macro IS USM/ FL: 100mm/ Aperture-priority AE (f/4, 1/8,000 det., EV -2.0)/ ISO 200/ WB: Shade
Perlengkapan lain: Housing bawah air
Foto oleh: Minefuyu Yamashita

 

1. Hembuskan napas Anda ke lensa untuk membuat sang surya terlihat semakin cerah

Saya kebetulan menyaksikan suasana matahari tenggelam pada suatu senja. Kalau saya mengambil gambar pemandangan ini dengan cara saya yang biasa, pasti akan menghasilkan gambar yang agak hambar, jadi saya putuskan untuk menghembuskan napas pada permukaan lensa saya*. Kabut uap yang terbentuk, menciptakan efek fokus halus yang membuat sang surya tampak lebih bersinar. 

*Catatan: Untuk melindungi lensa dari kelembapan, hembuskan napas pada filter lensa, jangan langsung pada elemen di bagian depan. Seka kabut uap seluruhnya setelah selesai! 

 

Untuk menyempurnakan efek kilauan, buat bidikan sang surya di luar fokus

Saya menggunakan aperture yang lebih lebar, membidik dari sudut yang nyaris menyentuh permukaan air, dan menempatkan fokusnya bukan pada sang surya, tetapi pada ombak di dekatnya pada bagian tengah. Hal ini secara efektif menciptakan efek bokeh pada sang surya yang menyempurnakan kilauan, khususnya setelah digabungkan dengan kabut uap dari napas Anda.

 

Saran: Jangan menutupi seluruh lensa dengan kabut uap

Apabila seluruh lensa ditutupi kabut uap dari napas Anda, ini bisa menyembunyikan detail dan membuat gambar terlihat datar, seperti yang di bawah.


Bidikan yang gagal: Terlalu banyak kabut uap secara menyeluruh

Mengatur letak sang surya dengan kabut uap yang terlalu banyak pada lensa

Bagusnya, Anda bisa mengontrol arah dan jumlah kabut uap yang dibentuk pada lensa Anda! Putuskan, di mana letak sang surya dalam komposisi Anda, kemudian hembuskan napas pada bagian itu. Untuk gambar yang pertama, saya menghembuskan napas hanya pada bagian tengah atas, tempat sang surya berada, sehingga kabut uap tidak menutupi detail ombak.


Mengatur letak sang surya dengan kabut uap pada lensa

Surya tenggelam dan pantai, sungguh serasi. Untuk gagasan dan saran lainnya mengenai pemotretan suasana senja di pantai, baca:
Langit Biru Keemasan nan Memukau saat Senja: Di Kamera dan Pasca-Pemrosesan
Menangani Penerangan Alami: Kerikil Berkilauan di Pantai Saat Senja

 

2. Gunakan rana lambat untuk menyingkirkan gangguan

Tumbuhan di air biru

EOS 5D Mark III/ EF70-200mm f/2.8L IS III USM/ FL: 95mm/ Manual exposure (f/16, 1/3 det.)/ ISO 100/ WB: 4.800K
Foto oleh: Jiro Tateno


Kesederhanaan menuntun perhatian ke warna

Air biru jernih, dengan warna yang pekat akibat pantulan langit cerah saat tengah hari, pasti akan memikat fotografer lanskap, siapa pun. Tambahkan pohon atau tanaman terapung di air untuk berfungsi sebagai daya tarik visual, seperti anak pohon pada bidikan di atas, dan gambar pun menjadi foto sempurna.

Untuk menegaskan air biru langit dan dedaunan hijau segar pada pohon, saya putuskan untuk menggunakan komposisi minimalis yang menyertakan banyak ruang negatif.

Baca juga: Fotografi Lanskap Minimalis dengan Bentangan Langit


Rana lambat menyederhanakan bidikan lebih jauh lagi

Apabila saya membidik dengan pengaturan yang biasa saya tetapkan, riak dari pergerakan air terlihat mengganggu. Memperlambat kecepatan rana hingga 1/3 detik, tidak saja membuat riakan menghilang, tetapi juga membuat pantulan anak pohon terlihat lebih jernih dan tajam.

Dengan filter ND dan pencahayaan yang lebih lama, Anda bisa mengubah air yang bergerak menjadi karya seni abstrak! Lihat:
Seni Rana Lambat: Pencahayaan 300-detik untuk Pemandangan Laut yang Berbeda


~~~

Perlu siasat lainnya? Berikut ini ada beberapa untuk dicoba:

Peretasan di tempat untuk menanggulangi kondisi yang menantang:
3 Siasat Situasional oleh Fotografer Sigap-Tanggap 

Siasat dari benda sehari-hari dan props DIY (Kerjakan Sendiri):
2 Benda Sehari-hari yang Bisa Mengubah Foto Anda
5 Trik Kreatif untuk Meningkatkan Level Instagram Anda
Difuser Cahaya Buatan Sendiri: Bahan yang Berbeda, Hasil Akhir yang Berbeda

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi.

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

Related Reads

2 Benda Sehari-hari yang Bisa Mengubah Foto Anda
5 Trik Kreatif untuk Meningkatkan Level Instagram Anda
3 Siasat Situasional oleh Fotografer Sigap-Tanggap

Author

Digital Camera Magazine

A monthly magazine that believes that enjoyment of photography will increase the more one learns about camera functions. It delivers news on the latest cameras and features and regularly introduces various photography techniques.Published by Impress Corporation

Minefuyu Yamashita

Born in 1979 in Aichi. After gaining experience in jobs such as interior and graphic designing, Yamashita became an independent photographer in 2011. His works have been used in many calendars.

Jiro Tateno

Born in Tokyo in 1975. From around 1990, he came into contact with nature through fly fishing, and took up photography. From 1999, he travelled around the country taking photos with the theme of "Natu

Join the conversation

0 komentar