Mengapa Fotografer Profesional Sangat Menyukai EF50mm f/1.4 USM: Fitur Unik & Saran Penggunaan

Beginner

EF50mm f/1.4 USM adalah lensa prima yang sangat disukai oleh para fotografer profesional. Apa yang begitu memikat tentang lensa ini? Dalam artikel ini, kita akan mengetahui satu alasan fotografer dan juga mengambil sejumlah saran tentang bagaimana memanfaatkan lensa semaksimal mungkin. (Dilaporkan oleh: tsukao)

& Digital Camera Magazine& tsukao

Diterbitkan pada 20 April 2017 Diperbarui pada 29 January 2026

Waktu baca

  • 0
  • 0
  • 0

EF50mm f/1.4 USM adalah lensa prima yang sangat disukai oleh para fotografer profesional. Apa yang begitu memikat tentang lensa ini? Dalam artikel ini, kita akan mengetahui satu alasan fotografer dan juga mengambil sejumlah saran tentang bagaimana memanfaatkan lensa semaksimal mungkin. (Dilaporkan oleh: tsukao)

 

Sempurna untuk perjalanan yang santai

Saya sangat menyukai EF50mm f/1.4 USM, karena ringan, dan menggambarkan warnanya secara indah. Apabila memotret dalam cahaya latar, nada warnanya bisa dipertahankan secara mudah, dan Anda bahkan mendapatkan flare (efek seperti kabut atau asap) yang indah. Apabila membeli lensa aperture besar, saya bingung menentukan antara lensa ini dan EF50mm f/1.2L USM, namun pada akhirnya membuat keputusan, setelah mempertimbangkan soal bobot dan portabilitasnya.

Sebagai fotografer profesional, saat melakukan perjalanan kerja, saya membawa beberapa lensa lainnya, karena semuanya penting untuk memenuhi kebutuhan klien. Namun, untuk perjalanan pribadi, saya mungkin puas, meskipun ini adalah satu-satunya lensa yang saya bawa.

 

Manfaatkan cahaya latar untuk menciptakan flare yang megah

EOS 5D Mark III/ EF50mm f/1.4 USM/ FL: 50mm/ Manual exposure (f/11, 1/60 det., EV±0)/ ISO 400/ WB: Auto


Saya menyukai lensa ini, karena bisa menciptakan flare yang indah di cahaya latar tanpa blowout berlebihan di area yang terang. Lepaskan tudung lensa, dan biarkan cahaya matahari masuk. Untuk foto ini, saya memposisikan kamera sedemikian rupa sehingga matahari berada di tepi lensa, lalu menyesuaikan komposisi untuk menyertakan matahari, sampai saya menemukan komposisi yang menghasilkan flare yang memuaskan saya.

Di waktu lalu, saya sering menggunakan lensa lama yang memerlukan pemfokusan manual. Lensa tersebut bagus apabila Anda punya waktu untuk membidik dan membidik ulang, tetapi Anda tidak bisa menggunakannya untuk menekan rana secara tiba-tiba saat ada yang harus difoto, dan karena itulah saya menggunakan EF50mm f/1.4L USM yang kompatibel dengan AF.

Yang juga patut dicatat yaitu, Anda bisa mendapatkan bokeh unik apabila membidik pada aperture maksimum, yang bagi saya tampak seakan berputar-balik dengan cara yang dinamis. Juga ada cahaya perifer yang menerpa. Kedua karakter ini membantu menonjolkan elemen yang Anda inginkan untuk menarik perhatian. Seandainya Anda memotret padang bunga dan pemandangan yang serupa, Anda bisa menangkap gambar yang luar biasa memukau bagaikan alam mimpi, seakan-akan dibidik di angkasa luar.

 

Lingkaran Bokeh untuk menarik perhatian ke subjek utama yang mungil

EOS 5D Mark III/ EF50mm f/1.4 USM/ FL: 50mm/ Manual exposure (f/1.4, 1/800 det., EV+1,7)/ ISO 100/ WB: Auto


Tatkala Anda semakin dekat ke aperture maksimum, cahaya pada bagian pinggir mulai menerpa sedikit, dan lingkaran bokeh yang seakan berputar, mulai tampak. Untuk memanfaatkan efek ini, posisikan elemen yang Anda inginkan untuk menarik perhatian ke bagian tengah gambar. Beginilah cara saya mengaturnya untuk menegaskan pada kupu-kupu. Bokeh di latar belakang diciptakan oleh gerakan yang begitu dekat ke subjek, sehingga bunga di sekelilingnya seakan membelai lensa.

Meskipun sebagian orang mungkin memandang ghosting dan flaring sebagai sesuatu yang harus dihindari sama sekali, namun saya lebih condong pada fotografer yang menyukai flare lensa dan menyenangi efek flaring dan ghosting yang tidak lazim. Untuk efek yang tidak saya inginkan, saya cukup menggunakan tudung lensa atau mengoreksi cahaya pinggir yang menerpa sewaktu pemrosesan gambar RAW. Lensa ini sempurna bagi gaya saya, dan karena itulah saya sangat menyukainya.

 

Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

 

Related Reads

EF50mm f/1.4 USM – Lensa Standard Prime dengan Soft Bokeh
Lensa FAQ #4: “Ghosting” dan “flaring” itu apa?

Author

Digital Camera Magazine

A monthly magazine that believes that enjoyment of photography will increase the more one learns about camera functions. It delivers news on the latest cameras and features and regularly introduces various photography techniques.Published by Impress Corporation

tsukao

Born in Kobe, tsukao graduated from Kobe University in 2001. As a student, he had belonged to the photography club; in 2003, he apprenticed with Ichigo Sugawara before striking out on his own in 2006.

Join the conversation

0 komentar