Esensi foto jalanan: bekerja dengan kerumunan orang, jalan yang serba-ramai dan hal lainnya yang tidak teratur
Apabila melakukan fotografi jalanan di tempat yang ramai, Anda mungkin menjumpai orang di sekeliling Anda mengganggu upaya Anda untuk mendapatkan bidikan subjek Anda yang bagus, dan tidak terhalang. Namun, kerumunan orang, ketidakaturan dan suasana kehidupan kota yang “hiruk-pikuk” ikut berperan dalam menambahkan suatu aura yang menonjol pada fotografi jalanan. Jadi, bisa dikatakan bahwa semangat fotografi jalanan itu adalah tentang cara Anda memanfaatkannya dalam gambar Anda.
Anda dapat menyederhanakan “gangguan”…atau memanfaatkannya!
Tempatkan subjek di antara celah orang-orang
Salah satu cara untuk memanfaatkan kesan "kerumunan" adalah dengan menyertakan orang-orang di latar depan di hadapan subjek Anda, dan membingkai gambar untuk menunjukkan bahwa Anda adalah pengamat yang sedang mencoba melihat sekilas dari celah di antara orang-orang. Ini tidak hanya meningkatkan kesan kesesakan, tetapi juga menciptakan gambaran "hei, sesuatu sedang terjadi, dan ini menarik perhatian banyak orang!", yang membangkitkan minat pemirsa dan menambah aspek penceritaan gambar.
Inilah yang saya lakukan untuk gambar di atas. Sudut tinggi melengkapi efek sudut pandang penonton untuk situasi ini.
Cobalah, saat berikutnya Anda menghadapi situasi serupa. Teknik atau sudut kamera apa lagi yang dapat Anda gunakan untuk menyampaikan emosi yang lebih jauh lagi?
Lihatlah teknik titik pandang yang serupa dalam artikel berikut ini:
Teknik Lensa Standar: Menggunakan Titik Pandang untuk Menarik Pemirsa
Fitur yang berguna: Eye Detection AF
Tanpa menghiraukan berbagai pendekatan yang berbeda-beda Untuk genre seperti fotografi jalanan, Anda sering kali perlu memperoleh bidikan Anda secara cepat. Ini bukan hanya karena momennya cepat berlalu—tetapi, berlama-lama dengan kamera mungkin menarik lebih banyak perhatian daripada yang Anda inginkan! Pada saat yang sama, penting juga untuk membuat mata subjek utama Anda dalam fokus yang tajam—seperti halnya untuk fotografi potret wajah. Mengaktifkan Eye Detection AF, juga membantu.

Dengan Eye Detection AF, saya memperoleh fokus secara mudah pada bocah laki-laki, padahal, AF (fokus otomatis) bisa menjadi "terganggu" oleh orang lain yang berada di sekeliling bocah tersebut. Situasi lain yang ternyata bermanfaat juga, yaitu:
- Untuk secara cepat memperoleh fokus pada wajah saat saya menggunakan pengaturan aperture lebar dan depth of field yang dangkal.
- Saat saya mengambil bidikan sudut tinggi secara cepat dengan kamera yang dipegang di atas kepala saya.
Perlu membekukan subjek yang bergerak? Berikut adalah pengaturan kamera praktis yang mencegah kecepatan rana Anda menjadi terlalu lambat dalam mode pencahayaan semi-otomatis:
Saran ISO AUTO: Cegah Keburaman Subjek dengan Pengaturan yang Wajib Tahu!
Untuk saran dan teknik fotografi jalanan lainnya yang berguna, bacalah:
Cara Menangkap Gambar Memesona dari Benda Biasa
Bagaimana Menggunakan Aksen Warna untuk Menarik Perhatian ke Subjek?
Teori Gestalt Pada Fotografi Jalanan
Komposisi Bingkai Siluet: Cara Menyoroti Cahaya Biasa, bayangan, kontras, kedalaman, dan bingkai
Ingin mengubah cara Anda melihat segala sesuatu? Berikut adalah 2 latihan untuk dicoba:
Konsep Baru Komposisi Tengah: 2 Latihan untuk Photowalk Anda yang Berikutnya
Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi.
Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.
Daftar Sekarang!
Join the conversation