Potret Dramatis: Saran Lampu Kilat di Luar Kamera untuk Membuat Bayangan Justru Bagus

Beginner

Membuat agar bayangan justru membuat foto Anda tampak bagus dengan cara mengambil bidikan menggunakan Speedlite di luar kamera. Berikut ini sebagian saran untuk mendapatkan potret yang dramatis.

& Digital Camera Magazine& Yasuhiko Kani

Diterbitkan pada 31 May 2018 Diperbarui pada 29 January 2026

Waktu baca

  • 0
  • 0
  • 0

Bayangan tajam yang didapatkan ketika pertama kali Anda mencoba fotografi lampu kilat eksternal, bisa menciutkan hati, dan —bounce flash photography (fotografi lampu kilat pantulan) memang menantang. Tetapi, dari sudut pandang yang lain, bayangan yang kuat justru yang Anda butuhkan untuk menciptakan potret yang dramatis! Anda hanya perlu mengendalikannya. Berikut ini sebagian saran mengenai apa yang harus dilakukan (Laporan oleh: Yasuhiko Kani, Model: Sayuri Kurahashi/ IARA)

Potret dramatis

EOS 7D/ EF17-40mm f/4L USM/ FL: 22mm (setara 35mm)/ Manual exposure (f/8, 1/125 det.)/ ISO 400/ WB: Auto/ Speedlite 600EX-RT/ Metering mode: Evaluative metering
*Speedlite Release Cable SR-N3 diperlukan apabila menggunakan Speedlite Transmitter ST-E3-RT pada EOS 7D dan kamera lain yang dirilis sebelum 2012.

 

Lampu kilat eksternal bisa membantu Anda menciptakan bayangan! Caranya begini:

Memancarkan cahaya untuk membuat gambar lebih cerah hanyalah sebagian dari apa yang bisa dilakukan lampu kilat eksternal. Yang sesungguhnya dapat dilakukan lampu kilat eksternal yaitu, Anda bisa mengendalikan cahaya, dan ini mencakup penciptaan bayangan di tempat yang Anda inginkan. Berikut ini sebagian saran untuk mempermudah bidikan.

 

1. Menggunakan modeling flash
Tekan tombol pratinjau depth-of-field pada kamera untuk menembakkan modeling flash (lampu kilat contoh). Hal ini membantu Anda melihat arah cahaya lampu kilat menerpakan bayangan pada subjek potret wajah Anda.

 

2. Pindahkan unit lampu kilat untuk mendapatkan posisi terbaik
Menemukan posisi terbaik akan memerlukan uji-coba yang dilakukan berkali-kali. Saya mendapatkan bidikan di atas dengan menempatkan lampu kilat secara dekat ke model (lihat diagram).
Catatan: Lampu kilat tidak harus menyinari subjek—bahkan, jika menyinari sesuatu yang lain, mode E-TTL akan mengendalikan pencahayaan sehingga seluruh pemandangan terpaparkan secara tepat. Hal ini membawa kita ke saran nomor 3, yaitu...

Diagram yang menunjukkan posisi model, lampu kilat dan kamera dengan ST-E3-RT

A: Kamera dengan Speedlite Transmitter ST-E3-RT terpasang
B: Speedlite

 

3. Mengandalkan E-TTL
Melepaskan lampu kilat dari kamera bisa menjadi hal yang menciutkan hati, apa lagi jika Anda belum pernah mencobanya. Menggunakan E-TTL mode, yang secara otomatis menganalisis dan menetapkan pencahayaan lampu kilat yang optimal, bisa memberi Anda hasil yang cukup bagus untuk mengawalinya. Jadi, maukah Anda mulai melakukan hal yang kreatif dengan mode ini? Anda bisa menggunakan mode manual untuk menyetel halus hasilnya setelah Anda lebih menguasai fotografi lampu kilat.

 

Cobalah produk berikut ini: Speedlite Transmitter ST-E3-RT

Speedlite Transmitter ST-E3-RT

Speedlite Transmitter ST-E3-RT
Agar semakin fleksibel dalam memposisikan lampu kilat, dan memasangkan Speedlite Transmitter ST-E3-RT ke kamera. Dengan begitu, Anda dapat menembakkan unit lampu kilat secara nirkabel yang ditempatkan di mana saja dalam radius 30m.

 

Untuk teknik pengendalian cahaya/bayangan lainnya, silakan baca:
Mengambil Foto Makanan yang Dramatis dalam Gaya Chiaroscuro
Teknik Fotografi Cosplay (3): Contoh Penataan Pencahayaan yang Berbeda

 


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

 

Related Reads

[Pelajaran 14] Mengetahui Sinar Cahaya Anda
Teknik Fotografi Cosplay (3): Contoh Penataan Pencahayaan yang Berbeda
5 Saran Fotografi Lampu Kilat Pantulan yang Sederhana

Author

Digital Camera Magazine

A monthly magazine that believes that enjoyment of photography will increase the more one learns about camera functions. It delivers news on the latest cameras and features and regularly introduces various photography techniques.Published by Impress Corporation

Yasuhiko Kani

Born in 1970 and graduated from Nihon University, Kani studied under photographer Shin Yamagishi before he went independent. He currently focuses on portrait photography, and is also engaged in a wide

Join the conversation

0 komentar