2 Teknik One-Light Sederhana untuk Potret Pernikahan di Siang/Malam Hari yang Mengagumkan

Beginner

Cari tahu, bagaimana potret pernikahan ini dibidik hanya dengan satu lampu kilat!

& Genkosha Co.& Takenao Anzawa

Diterbitkan pada 21 January 2019 Diperbarui pada 29 January 2026

Waktu baca

  • 0
  • 0
  • 0

Anda mendapatkan pemandangan yang ideal untuk potret pernikahan di luar ruangan, tetapi ada satu kendala yang tidak bisa Anda atasi: Penerangan Anda tidak memiliki perbekalan lampu kilat yang memadai. Berikut ini, dua gambar mengagumkan yang hanya memerlukan satu lampu cahaya dan teknik lampu kilat yang tepat untuk menghasilkannya. Anda dapat menggunakannya juga untuk fotografi potret wajah! (Dilaporkan oleh Takenao Anzawa)

Potret pernikahan di malam hari dengan latar bentangan kota

EOS-1D X/ EF70-200mm f/2.8L USM/ FL: 95mm/ Manual exposure (f/2.8, 1/80 det., EV±0)/ ISO 1600

 

Lamaran agung berlatarkan bentangan malam nan gemerlap Ciptakan siluet yang memikat, menggunakan cahaya dari belakang

 

Tata letak perlengkapan untuk potret pernikahan waktu malam

Diagram pencahayaan

Atur penataan cahaya tunggal tepat di belakang pengantin
Sesuaikan lampu kilat supaya agak menyudut ke arah pengantin pria

 

Penataan saya

Saya menata monolight (cahaya tunggal) tepat di belakang pengantin. Arah lampu kilat agak menyudut ke kiri untuk menciptakan sorotan pada wajah pengantin pria.

 

Menyatukan pemandangan malam nan indah

Untuk bidikan pra-nikah ini, sang pengantin pria telah meminta untuk mereplikasi suasana pelamarannya. Saya memilih tempat dengan pemandangan malam nan gemerlap sebagai lokasi pemotretan untuk menambahkan efek dramatis pada foto.

Untuk membuat suasana terlihat lebih wajar, saya menyesuaikan penerangan agar selaras mungkin dengan efek cahaya lampu di sekelilingnya. Gambar yang dihasilkan dipertegas oleh cahaya yang terpancar indah melalui gaun pengantin.

 

Titik komposisi yang lebih halus

Untuk menyeimbangkan komposisi, saya memastikan bahwa tangan pengantin pria tumpang tindih dengan ruang kosong di antara gedung saat ia mempersembahkan cincin kepada sang pengantin wanita.

Selain itu, ada banyak halangan di sekitar lokasi yang menyulitkan menyusun komposisi pemotretan. Saya menggunakan lensa telefoto untuk membantu mengkrop objek yang tidak diinginkan agar latar belakang terlihat lebih apik.

 

Tepat sebelum matahari terbenam: Menciptakan bayangan dramatis dengan daylight sync

Potret pernikahan di sore hari sebelum matahari terbenam

EOS 5D Mark II/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL: 24mm/ Manual exposure (f/6.3, 1/60 det., EV±0)/ ISO 200

 

Tata letak perlengkapan untuk potret pernikahan di siang hari

Diagram pencahayaan

Speedlite 600EX II-RT
Output: Manual 1/2 flash power / Diarahkan kepada pengantin wanita dan pengantin pria

 

Penataan saya

Saya menempatkan lampu kilat off-shoe saya di depan subjek, menyerong ke bagian kiri mereka (lihat diagram). Sudut pencahayaan ini membantu menciptakan bayangan yang menambah kesan anggun pada foto pernikahan.

 

Pada pemandangan seperti ini, fill flash mutlak diperlukan

Bidikan ini diambil segera setelah matahari terbenam. Untuk pemandangan seperti itu, jika Anda mengandalkan pada cahaya alami saja, Anda tidak akan dapat menangkap langit biru dan awan di latar belakang—gambar Anda hanya akan menunjukkan siluet pasangan pengantin.

Karena itu, wajib menggunakan lampu kilat. Di sini, saya menggunakan daylight sync, suatu teknik yang mempertimbangkan cahaya alami dan menyeimbangkan kontras kecerahan pada gambar.

Untuk petunjuk mengenai cara melakukan daylight sync, bacalah artikel ini:
[Bagian 1] Menangkap subjek yang berdiri membelakangi matahari dengan daytime sync


Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami!

Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT.

Daftar Sekarang!

Related Reads

[Bagian 1] Menangkap subjek yang berdiri membelakangi matahari dengan daytime sync
Saran yang Wajib Dicoba untuk Menangkap Bentangan Malam yang Dramatis
Memotret Pernikahan: Tempat Terbaik dan Tren

Author

Genkosha Co.

A publisher that specializes in books and magazines about video, photography and illustrations.

Takenao Anzawa

Born in 1975, Anzawa grew up watching his photographer father work at his family’s photography studio. His aspirations to follow in his father’s footsteps drew him to drop out from university and ente

Join the conversation

0 komentar